Sekedar turut merangkum berbagai pandangan seputar Posisi strategis -LURAH
-Lurah- adalah jabatan otonom tingkat paling bawah yang sangat strategis, punya wilayah, punya anggaran pasti, punya aset yg boleh dikelola, punya pembantu/ perangkat ( pamong ) sebagai alat pelaksana teknis dan mempunyai KEKUASAAN wilayah.
njuk apalagi jane yang jadi persoalan kalurahan saat ini? Tentu banyak hal yg harus selalu di musyawarahkan bersama BPK dan lembaga desa lainya sebagai jelmaan dari warga masyarakatnya.
Yang terpenting bagi lurah adalah pemahaman potensi wilayah, penguatan visi misi, keberanian utk berinovasi dan ketepatan utk mengambil kebijakan lokal.
Kita semua menaruh harapan besar pilur serentak di 68 Kalurahan se KP ini menjadi momentum kebangkitan kaum muda utk bertranformasi mengambil estafet kepemimpinan, ber peran dan ber posisi menyumbangkan ide gagasan dan pemikiran sebagai sumber energi segar memasuki jaman milenial, eranya anak muda.
Sayange dari data calon lurah yang telah mendaftar ternyata calon lurah dari unsur anak muda tidak lebih dari 20%, bahkan ada 3 kalurahan yang terpaksa harus dilakukan perpanjangan waktu pendaftaran. Sementara itu kenyataan riil di berbagai wilayah calon lurah masih di dominasi sesepuh desa.
Sekali lagi,saat ini sesungguhnya sebuah wilayah Kalurahan sdh diberi alat bantu berupa anggaran dan sistem yang baku guna mendukung stabilitas tatakelola pemerintahan .
Desa kuat negara maju dan berdaulat, akan menjadi sebuah kenyataan jika kalurahan dapat dikelola dengan baik. Pemilihan Lurah adalah pintu masuk untuk saatnya mencari pemimpin yang visioner, tangguh dan berani mengolah dan mengelola "daerah otonom" yang kaya akan aset dan fasilitas anggaran.
Akankah pemilihan lurah serentak Kulonprogo tahun ini akan menghasilkan lurah yang "berkuasa" memainkan peran strategis serta mampu beradaptasi dengan jaman now?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar