Minggu, 23 Mei 2021

Analog switch OFF Ujicoba serentak tahun 2021 dan Target Selesai Di tahun 2022, siaran parabola masih tetap aman

 
Migrasi analog ke digital itu sudah ujicoba sejak tahun 2020. di tahun 2020 itu baru beberapa stasiun TV saja, dari tahun 2020 itu siaran digital masih sering mati karena baru tahap ujicoba, ujicoba pemancar dan pengaturan atau pembagian frekuensi.
Ujicoba ini memerlukan waktu yang lama karena setiap stasiun TV harus memasang pemancar di setiap daerah.

untuk kelebihan siaran digital ini nanti kita bisa mendapatkan kwalitas gambar dan suara jauh lebih jernih di banding dengan alaog, karenan dengan frekuensi digital ini frekuesnsinya jauh lebih hemat di banding dengan analog namun masih sama menggunakan band UHF

Lalu bagai mana dengan pengguna parabola? nah perlu diketahui migrasi ke siaran digital ini tidak berpengaruh ke parabola karena parabola itu DVB S2 (Digital Video Broadcasting Satellit) jadi parabola itu sudah digital,

Lalu bagaimana jika sinyal analog sudah dimatikan apa tv jadul masih bisa di gunakan? nah tentunya masih, kita tinggal beli saja decoder DVB T2 (Digital Video Broadcas Terestrial) terestrial artinya bisa menggunakan antena biasa tidak menggunakan parabola

Ingat ya sobat jangan salah membeli kalau kita menggunakan Antena Terestrial/antena biasa kita belinya Decoder DVB T2.

Jika kita menggunakan antena parabola kita belinya menggunakan Decoder DVB S2.

                                     --------------nah jangan sampai salah beli --------------

 

Dibawah ini contoh decoder DVB t2 menggunakan antena biasa



 

 

Contoh Decoder DVB S2 menggunakan antena parabola satellite



Tidak ada komentar:

Ses 9 Kuband buka tirai

Helo Gaes Jumpa lagi dengan saya free sateliite tv. ok kaliini saya akan bernagi tentang channel yang ada di satelite ses 9 yang saat ini ba...